Bula, 6 Agustus 2026 – STKIP Ita Wotu Nusa Kabupaten Seram Bagian Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu calon guru melalui kolaborasi strategis bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku. Sinergi tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan penguatan kemitraan yang berpuncak pada pelaksanaan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II (Real Teaching) bagi mahasiswa serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua institusi.
Kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata satuan pendidikan, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Timur. Program kolaboratif tersebut menitikberatkan pada penguatan kompetensi calon guru dalam bidang literasi, numerasi, digitalisasi pembelajaran, serta implementasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) di sekolah.
Berawal dari Diskusi Kolaboratif
Kolaborasi ini diawali melalui pertemuan perdana yang dilaksanakan pada 8 Juni 2026 di Gedung PGSD STKIP Ita Wotu Nusa. Pertemuan tersebut dihadiri oleh tim BPMP Provinsi Maluku yang terdiri atas Rusman Lasahia, S.Pd., M.Si., Halija Umagap, S.E., M.Si., dan M. Rayhan Maricar, S.T., M.Si. Sementara dari STKIP Ita Wotu Nusa hadir Esmet Lisaholit, S.Pd., M.Pd., Nurlaiha Ibrahim, S.Pd., M.Pd., Ratna Sari, S.Pd., M.Pd., Ayu Dian Saputri, S.Pd., dan Windi Gani, A.Md.
Pertemuan yang berlangsung sekitar lima jam tersebut membahas peluang integrasi Program PPL II dengan berbagai program pendampingan BPMP di sekolah-sekolah Kabupaten Seram Bagian Timur. Fokus pembahasan diarahkan pada hasil pemetaan kondisi sekolah terkait literasi, numerasi, digitalisasi pembelajaran, serta penyusunan dokumen perencanaan berbasis data sebagai dasar pengembangan program bersama.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi menyepakati agenda pembahasan lanjutan pada bulan Juli guna mematangkan konsep kolaborasi.
Penyelarasan Program dan Persiapan Teknis
Pertemuan lanjutan dilaksanakan secara daring pada 27 Juli 2026 dan dihadiri oleh unsur pimpinan kedua lembaga. Dari STKIP Ita Wotu Nusa hadir Wakil Ketua I Bidang Akademik Dina Ismail, S.Pd., M.Pd. serta Kepala BAAK Aditya Dirgantara Wokas, S.T., M.T. Sementara dari BPMP Provinsi Maluku hadir Kepala BPMP, Dr. La Mansur, S.Pd., M.Pd.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyelaraskan desain pembekalan mahasiswa, pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing institusi, teknis pelaksanaan kegiatan, hingga dukungan administrasi dan dokumentasi yang diperlukan selama program berlangsung.
Selanjutnya, pada 29 Juli 2026, kembali digelar rapat koordinasi daring untuk memfinalisasi jadwal kegiatan, pembagian materi, narasumber, serta berbagai aspek teknis pelaksanaan pembekalan mahasiswa PPL II.

Pembekalan Kolaboratif Selama Tiga Hari
Implementasi kerja sama diwujudkan melalui Pembekalan PPL II yang berlangsung pada 4–6 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 33 mahasiswa semester VI yang berasal dari tiga program studi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Pada hari pertama, pembekalan dilaksanakan oleh STKIP Ita Wotu Nusa dengan menghadirkan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Bula, Jena Al Hamid, S.Pd., serta Ratna Sari, S.Pd., M.Pd. sebagai dosen pendamping PPL. Materi yang diberikan difokuskan pada penguatan kembali kompetensi dasar calon guru, meliputi perencanaan pembelajaran, penyusunan modul ajar, strategi dan metode pembelajaran, pemanfaatan media pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Materi tersebut merupakan penguatan terhadap kompetensi yang telah diperoleh mahasiswa selama mengikuti Micro Teaching (PPL I).

Memasuki hari kedua, BPMP Provinsi Maluku mengambil alih pelaksanaan pembekalan. Kegiatan dipusatkan di SMK Negeri 3 Seram Bagian Timur, salah satu sekolah mitra BPMP yang telah mengembangkan fasilitas pembelajaran digital.
Pada sesi ini, Anthon Haritahanu, M.Pd. menyampaikan materi Perencanaan Berbasis Data (PBD), sedangkan M. Rayhan Maricar, S.T., M.Si. membawakan materi Digitalisasi Pembelajaran. Kedua materi tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai implementasi pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan data pendidikan di lingkungan sekolah.
Hari ketiga kembali dilaksanakan di Gedung PGSD STKIP Ita Wotu Nusa. Materi Penguatan Konsep Numerasi disampaikan oleh Salomina Magdalena Nussy, S.Pd., M.Pd., sementara materi Penguatan Literasi melalui Pendekatan Deep Learning disampaikan oleh Edi Suprapto, S.Pd., M.Pd. Kedua materi tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik sesuai arah kebijakan pendidikan nasional.

Puncak Kegiatan Ditandai Penandatanganan MoU
Sebagai puncak rangkaian penguatan kemitraan, STKIP Ita Wotu Nusa dan BPMP Provinsi Maluku melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas kolaborasi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik STKIP Ita Wotu Nusa, Dina Ismail, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala BPMP Provinsi Maluku, Dr. La Mansur, S.Pd., M.Pd.

Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kolaboratif yang mendukung peningkatan kompetensi calon guru, penguatan implementasi literasi dan numerasi, transformasi digital pembelajaran, serta penerapan Perencanaan Berbasis Data di sekolah-sekolah Kabupaten Seram Bagian Timur.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelaksanaan PPL mahasiswa, tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan di daerah kepulauan dan wilayah afirmasi.
Melalui kemitraan ini, STKIP Ita Wotu Nusa dan BPMP Provinsi Maluku berkomitmen membangun ekosistem peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas calon guru sejak masa perkuliahan. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menjembatani kebijakan peningkatan mutu pendidikan dengan implementasinya di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik, tetapi juga memahami berbagai isu strategis yang dihadapi sekolah saat ini.
Seluruh materi yang disampaikan oleh tim BPMP Provinsi Maluku dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang selaras dengan arah transformasi pendidikan nasional. Melalui materi Perencanaan Berbasis Data (PBD), mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan hasil asesmen dan kondisi riil sekolah. Materi Digitalisasi Pembelajaran memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana menciptakan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Sementara itu, penguatan Literasi, Numerasi, dan pendekatan Deep Learning diarahkan agar calon guru mampu merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna, berpusat pada peserta didik, serta mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak sekadar siap melaksanakan PPL II sebagai bagian dari kewajiban akademik, tetapi mampu hadir sebagai agen perubahan di sekolah mitra. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan praktik pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, serta mendukung penguatan budaya literasi, numerasi, dan tata kelola pendidikan berbasis data di satuan pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah afirmasi seperti Kabupaten Seram Bagian Timur.

Sinergi antara STKIP Ita Wotu Nusa dan BPMP Provinsi Maluku ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sekolah. Kemitraan ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang terus berkembang dalam mendukung lahirnya guru-guru profesional yang mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 sekaligus mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Maluku.
Tinggalkan Komentar