Sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapan akreditasi serta meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, STKIP Ita Wotu Nusa Bula turut ambil bagian dalam kegiatan Sosialisasi Instrumen LAMDIK 3.0 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah XII pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor LLDIKTI Wilayah XII, Ambon, dan dipimpin langsung oleh Ketua PLT LLDIKTI Wilayah XII.
Sosialisasi ini ditujukan bagi seluruh perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI Wilayah XII, baik Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui luring di lokasi kegiatan dan daring bagi peserta yang mengikuti dari daerah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir berbagai perguruan tinggi, di antaranya UIN A.M. Sangadji Ambon dan IAKN, bersama sejumlah kampus lainnya yang memiliki program studi kependidikan serta tengah mempersiapkan penyesuaian terhadap kebijakan akreditasi terbaru.
Sosialisasi Instrumen LAMDIK 3.0 menjadi forum penting untuk memperkuat pemahaman perguruan tinggi terhadap perubahan instrumen akreditasi yang diterapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Dalam pemaparan materi, peserta mendapatkan penjelasan terkait struktur instrumen, fokus penilaian, serta poin-poin penting yang harus disiapkan dalam proses akreditasi program studi kependidikan.
Instrumen LAMDIK 3.0 menekankan pentingnya tata kelola yang baik, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang terukur, sistem penjaminan mutu internal yang kuat, serta penyusunan bukti kinerja yang berbasis data dan berkelanjutan.
Keikutsertaan perwakilan STKIP Ita Wotu Nusa Bula dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan nasional, sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi akreditasi yang semakin kompetitif dan berbasis kinerja.
Melalui sosialisasi ini, STKIP Ita Wotu Nusa Bula diharapkan dapat mengoptimalkan langkah-langkah penguatan mutu, khususnya dalam penyusunan dokumen akreditasi, penguatan SPMI berbasis PPEPP, serta peningkatan kualitas layanan akademik yang relevan dengan standar LAMDIK 3.0.
Selain sebagai forum penguatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi antarperguruan tinggi di wilayah Maluku dan Maluku Utara, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan LLDIKTI Wilayah XII dalam membangun pendidikan tinggi yang bermutu, akuntabel, dan berdaya saing.
Tinggalkan Komentar